Langsung ke konten utama

Gerak Cepat, Kepala Jorong dan Pemuda Sungai Nanam Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung

Gerak Cepat, Kepala Jorong dan Pemuda Sungai Nanam Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung

Kabar Gumanti TV


Sungai Nanam | gumantitv.online — Aksi cepat tanggap ditunjukkan unsur pemerintahan jorong bersama pemuda dan masyarakat Sungai Nanam dalam membantu korban bencana angin kencang puting beliung yang merusak rumah warga di Jorong Pasa.

Peristiwa angin puting beliung terjadi pada Senin malam (19/01/2026) sekitar pukul 23.30 WIB, menimpa rumah milik Yulimarni, warga Kutianyie, Jorong Pasa, Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Akibat kejadian tersebut, sebagian bangunan rumah roboh dan mengalami kerusakan berat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian, Tim Peduli Kenagarian Sungai Nanam bergerak cepat menggalang donasi dari masyarakat kampung halaman maupun perantau. Kegiatan ini dikoordinir oleh Asparina, S.Pt bersama Kepala Jorong Pasa Arika Afendra, S.Or, Kepala Jorong Koto Suardi, serta pemuda KoPas (Koto Pasa).

Setelah beberapa hari pengumpulan bantuan, pada Jumat (23/01/2026) tim menyerahkan bantuan langsung kepada korban berupa pasir, semen, dan uang tunai untuk membantu perbaikan rumah.

“Semoga bantuan dari saudara-saudara kita ini bisa menjadi sitawa sidingin dan bentuk kepedulian bersama. Semoga Allah SWT mengganti dengan rezeki yang lebih baik,” ujar Arika Afendra saat penyerahan bantuan.

Dukungan juga datang dari Anggota DPRD Kabupaten Solok asal Sungai Nanam, Misardi, S.Sos. Ia menilai gerakan sosial tersebut sebagai kekuatan besar masyarakat nagari.

“Alhamdulillah, kepedulian masyarakat Sungai Nanam, baik di kampung maupun di perantauan, luar biasa. Gerakan seperti ini harus terus ditumbuhkan karena dampak sosialnya sangat besar. Semoga menjadi keberkahan bagi kita semua dan nagari kita dijauhkan dari musibah,” kata Misardi.

Senada dengan itu, Wali Nagari Sungai Nanam, Delfi, S.Sos.I, menyampaikan apresiasi sekaligus imbauan kewaspadaan kepada masyarakat.

“Kegiatan kepedulian seperti ini perlu terus dilanjutkan. Kami juga mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, saluran air, serta tidak membuang sampah sembarangan. Saat ini sudah memasuki musim panas, masyarakat diminta waspada terhadap risiko kebakaran rumah, lahan, dan perkebunan,” ujar Delfi.

Sementara itu, Masriwal, S.AP, Ketua Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam, yang juga kakak kandung korban, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendoakan dan membantu. Semoga Allah SWT membalas dengan keberkahan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Program Generasi Nagari Peduli sendiri sudah berjalan sejak 2018 di berbagai bidang, bekerja sama dengan para perantau dan dermawan,” jelas Masriwal.

Ia menambahkan, program sosial terbaru yang juga sedang berjalan adalah penggalangan donasi untuk penimbunan bahu jalan utama dari Simpang Sungai Nanam hingga Kantor Wali Nagari, serta beberapa titik jalan pendukung lainnya.


Di sisi lain, Anggota BPN Sungai Nanam sekaligus Manti Kaum Suku Tanjung, Hengki Putra, S.Pd, mengungkapkan bahwa unsur adat juga tengah menyiapkan wadah pembinaan generasi muda berbasis adat melalui program “Parik Paga Nagari.”

“Program ini akan menjadi wadah pemuda berpayung hukum adat, dengan rencana kegiatan seperti pembentukan grup silat anak nagari, tim pidato dan diskusi adat, pelestarian seni budaya, pengembangan makanan khas nagari, hingga gerakan baliak ka surau. Saat ini masih dalam tahap penyusunan program dengan melibatkan berbagai unsur,” terang Hengki.

Gerakan solidaritas ini menjadi bukti kuatnya nilai gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat Sungai Nanam dalam menghadapi musibah, sekaligus mempererat sinergi antara unsur pemerintahan, pemuda, perantau, dan lembaga adat di nagari tersebut.

Reporter: Tim Liputan Daerah
Editor: Redaksi GumantiTV.Online
Lokasi: Nagari sungai Nanam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meski Hujan dan Dingin, Safari Ramadhan Wakil Bupati Solok Tetap Khidmat dan Penuh Kebersamaan

D ingin dan Hujan Tak Surutkan Semangat TSR Wakil Bupati Solok di Mushalla Nurul Falah Kabar  Gumanti TV Arosuka,Solok,  gumantitv.online  —  Cuaca dingin disertai curah hujan sejak malam hari di kawasan pusat ibu kota Kabupaten Solok , Arosuka, tidak menyurutkan semangat rombongan Tim Safari Ramadhan (TSR) Pemerintah Daerah. Dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Solok H. Candra , kegiatan Safari Ramadhan diawali dengan sahur bersama di Rumah Makan Ampera Dendeng Tuna, Jalan Jalur Dua Arosuka, Jumat dini hari (27/2/2026). Usai sahur, rombongan melanjutkan kegiatan menuju Mushalla Nurul Falah yang berada di Komplek Perumnas Nuansa Griya Tahap II. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti mushalla sejak dini hari, di mana jamaah dan warga setempat telah memadati lokasi untuk menyambut kedatangan rombongan TSR. Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Subuh berjamaah yang diimami oleh Ustadz Alberi Munawir, S.Pd.I., M.Pd. Setelah itu, digela...

Mengenal Harta Pusaka Tinggi dan Rendah dalam Adat Minangkabau: Penjelasan Datuak dan Ninik Mamak Nagari Salimpat

Mengenal Harta Pusaka Tinggi dan Rendah dalam Adat Minangkabau: Penjelasan Datuak dan Ninik Mamak Nagari Salimpat.  Kabar  Gumanti TV     fhoto Bukit Nagari Salimpek Nagari Salimpat, Lembah Gumanti,  gumantitv.online  —  Dalam adat Minangkabau yang diwarisi secara turun-temurun, konsep harta pusaka memainkan peranan penting dalam struktur sosial dan hukum adat. Di Nagari Salimpat, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, pengetahuan mengenai pembagian harta pusaka menjadi tinggi dan rendah masih dipegang teguh oleh para datuak dan ninik mamak sebagai penjaga nilai dan tatanan adat. Menurut Datuak Panghulu Basa, salah satu ninik mamak terkemuka di Nagari Salimpat, harta pusaka dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu harta pusaka tinggi dan harta pusaka rendah. Keduanya memiliki fungsi, kedudukan, dan aturan hukum adat yang berbeda secara signifikan. 1. Harta Pusaka Tinggi: Warisan Leluhur untuk Kaum Definisi dan Karakteristik Harta pusaka ti...

Material longsor menutupi Akses, Satu-satunya jalan Menuju 4 Nagari yang ada di 2 kecamatan, Kecamatan Lembah Gumanti / Kecamatan Hiliran Gumanti

Penerbit Berita  Doni G'Malayu Kabar  Gumantitv     Gumanti TV - Curah hujan yang sangat tinggi di sekitar lembah gumanti, Kabupaten Solok. Pada malam Minggu dini hari tgl 10 Mei 2024 mengakibatkan terjadinya longsor di daerah jalan raya kabupaten yang menghubungkan 2 kecamatan. Kecamatan lembah gumanti dan Kecamatan Hiliran gumanti. Sekitar Pukul 22:06 wib, malam Minggu 11 Mei 2024. Salah satu warga mengirim sebuah kabar melalui chat, sebuah video yang berdurasi 32 detik ke grup WhatsApp resmi MAG, dalam video itu warga yang merekam dari dalam mobil mengatakan telah terjadi longsor, longsor itu berawal dari tebing bukit sipadiah Salimpat, yang menutupi jalan raya kabupaten, lokasi kejadian longsor itu sebelum jembatan nagari selimpat. Matrial longsor mengakibatkan akses  jalan raya kabupaten menuju 4 Nagari yang ada di 2 kecamatan, Kecamatan Lembah Gumanti, Kecamatan Hiliran Gumanti tertutup material longsor, akses jalan Raya kabupaten menuju Nagari...