Rumah Warga Rimbo Data Ludes Terbakar Akibat Sambaran Petir, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh sambaran petir yang menyebabkan korsleting listrik. Dalam waktu singkat, api membesar dan menghanguskan seluruh bagian rumah hingga rata dengan tanah.
Kabar duka tersebut menyentuh hati banyak pihak. Tokoh aktivis perempuan Sungai Nanam, Asparina, S.Pt, turut menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa keluarga Amrizal.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Semua yang terjadi merupakan kehendak Allah SWT. Semoga keluarga yang tertimpa musibah diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini," ungkapnya dengan penuh haru.
Kerugian Mencapai Rp250 Juta
Kepala Jorong Rimbo Data, Muhammad Madi, SH, menjelaskan bahwa kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai sekitar Rp250 juta.
Menurutnya, seluruh isi rumah yang terdiri dari perabotan, pakaian, perlengkapan rumah tangga, hingga berbagai dokumen penting hangus terbakar. Nilai kerugian dari isi rumah saja ditaksir mencapai Rp150 juta.
Selain itu, dua unit kendaraan bermotor milik keluarga juga tidak sempat diselamatkan dan ikut terbakar, yakni:
- 1 unit Honda Scoopy;
- 1 unit Yamaha Jupiter MX.
Tidak hanya kerugian materi, musibah ini juga mengakibatkan salah seorang anak Amrizal mengalami sengatan listrik saat kejadian. Korban segera dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Kini keluarga Amrizal harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta benda yang mereka miliki. Mereka hanya bisa menyaksikan puing-puing sisa kebakaran yang sebelumnya menjadi tempat bernaung dan membangun kehidupan keluarga.
Pemerintah Nagari Ajak Masyarakat Bergotong Royong Membantu Korban
Wali Nagari Sungai Nanam, Delvi, S.Sos.I, didampingi Wali Nagari Persiapan Pemekaran Sungai Nanam Barat, Afrizal, S.Sos, menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membantu meringankan beban keluarga korban.
"Atas nama Pemerintahan Nagari Sungai Nanam dan Pemerintahan Nagari Persiapan Sungai Nanam Barat, kami menyampaikan rasa duka yang mendalam. Semoga keluarga Ajo Amrizal diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran dalam menghadapi ujian ini," ujar Delvi.
Ia juga berharap adanya perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Solok, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta berbagai pihak yang peduli terhadap musibah yang dialami warganya.
DPRD Kabupaten Solok Siap Sampaikan Kepada Pemerintah Daerah
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Solok asal Nagari Sungai Nanam, Misardi, S.Sos, turut menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut.
"Semoga Allah SWT menggantikan kehilangan ini dengan rezeki yang lebih baik dan berlipat ganda. Kami berharap sanak saudara, perantau, dan masyarakat dapat mengulurkan bantuan untuk meringankan beban keluarga korban. Insya Allah, persoalan ini juga akan kami sampaikan kepada Bupati Solok, Dinas Sosial, dan pihak terkait lainnya," katanya.
Salurkan Bantuan Melalui Posko dan Relawan
Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan, koordinasi dapat dilakukan melalui Pengurus Masjid Al-Aqsa Rimbo Data, perangkat Nagari Sungai Nanam di Jorong Rimbo Data, maupun Relawan Peduli Nagari Sungai Nanam yang dikoordinasikan oleh Asparina, S.Pt.
Bantuan yang dibutuhkan antara lain berupa:
- Uang tunai;
- Bahan bangunan;
- Sembako;
- Pakaian layak pakai;
- Perlengkapan rumah tangga;
- Bantuan lainnya yang dapat membantu proses pemulihan keluarga korban.
Bantuan dapat disalurkan langsung ke lokasi kebakaran maupun melalui Kantor Wali Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok.
Musibah ini menjadi pengingat bahwa cobaan dapat datang kapan saja. Semoga keluarga yang tertimpa musibah diberikan kekuatan dan masyarakat dapat terus menjaga semangat gotong royong untuk membantu sesama.
"Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan."
(QS. Al-Insyirah: 6)
Komentar
Posting Komentar