Masyarakat Sungai Nanam Gelar Aksi Peduli untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera
Kabar Gumanti TV
Sungai Nanam, gumantitv.online — Selasa 2 Desember 2025. Serangkaian bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat beberapa hari terakhir meninggalkan duka mendalam bagi ribuan warga yang terdampak. Menyikapi kondisi tersebut, masyarakat Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, menggelar aksi kemanusiaan berupa penggalangan donasi dan bantuan sayuran hasil bumi setempat.
Aksi solidaritas ini melibatkan pemuda Sungai Nanam, tokoh masyarakat, organisasi sosial, majelis taklim, serta relawan dari berbagai jorong. Mereka turun langsung ke lapangan melakukan penggalangan dana di sejumlah titik keramaian sejak Sabtu (29/12), termasuk di Pasar Nagari Aie Baluluak, Taratak Pauh, persimpangan jalan utama, serta beberapa lokasi publik lainnya.
Bantuan Mengalir dari Warga: Uang Tunai hingga Sayuran Tiga Ton
Relawan membawa kotak donasi dan spanduk untuk mengajak masyarakat lebih luas berpartisipasi. Bantuan yang terkumpul tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga sayur-mayur sebagai komoditas unggulan Sungai Nanam, air mineral, mie instan, minyak goreng, pakaian layak pakai, perlengkapan mandi dan makan, serta sembako lainnya.Hingga saat ini, tercatat:
- Uang tunai terkumpul: Rp 6,6 juta melalui grup WhatsApp dan aksi lapangan.
- Sayuran terkumpul: mendekati 3 ton dengan estimasi nilai mencapai Rp 150 juta.
- Sayuran yang telah disalurkan: sekitar 2 ton ke posko-posko bencana.
Seluruh bantuan didistribusikan melalui posko resmi penanganan bencana di Padang Balimbiang, Saniangbaka, Muara Pingai, dan Paninggahan.
Pernyataan Tokoh Masyarakat dan Relawan
Arika Afendra, S.Pd, Kepala Jorong Koto Sungai Nanam, menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata rasa kemanusiaan masyarakat.
“Kita mungkin tidak berada langsung di lokasi bencana, tetapi kita bisa meringankan beban mereka. Bantuan apa pun yang terkumpul akan segera disalurkan. Semoga saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar diberikan ketabahan dan segera bangkit kembali,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Masriwal, S.AP, menambahkan:
“Musibah ini adalah ujian bagi kita semua. Aksi peduli warga Sungai Nanam diharapkan mampu memberi semangat baru untuk para korban banjir dan longsor.”
Relawan Koordinasikan Penyortiran Bantuan
Sejumlah relawan perempuan turut berperan penting dalam mengelola logistik bantuan. Mereka memisahkan pakaian, menata sembako, hingga mengemas sayuran agar siap distribusi. Hal ini membuat pengiriman bantuan lebih terkoordinasi dan tepat sasaran.
Aksi Berlanjut Hingga 15 Hari ke Depan
Koordinator Lapangan Riki Namzah, S.Sos.I, menjelaskan bahwa kegiatan kemanusiaan ini tidak berhenti pada satu hari aksi saja.
“Seluruh bantuan yang terkumpul disalurkan melalui posko resmi. Aksi penggalangan akan terus dilakukan hingga 15 hari ke depan. Setiap bantuan, sekecil apa pun, memiliki arti besar bagi para korban,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa masyarakat Sungai Nanam juga menggelar penggalangan donasi di masjid-masjid serta doa bersama untuk keselamatan warga terdampak dan kelancaran proses evakuasi.
Semangat Gotong Royong Masih Kuat
Aksi kemanusiaan dari masyarakat Sungai Nanam menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan gotong royong masih tertanam kuat di tengah masyarakat. Ditengah situasi darurat, solidaritas warga menjadi kekuatan penting dalam membantu saudara sebangsa yang sedang berjuang menghadapi bencana.
“Kita berdoa semoga ujian banjir dan longsor ini segera berakhir, dan proses pemulihan—mulai dari rumah warga, tempat ibadah, sekolah, tempat usaha, infrastruktur pengairan, jalan, jembatan, listrik, komunikasi hingga trauma healing—dapat berjalan secepat mungkin,” tutup Riki.
Reporter: Tim Liputan DaerahEditor: Redaksi GumantiTV.OnlineLokasi: Nagari sungai Nanam
Komentar
Posting Komentar