Salimah Kabupaten Solok Gelar Pelantikan, Luncurkan Program Unggulan, dan Serahkan Bantuan Bencana
Kabar Gumanti TV
Koto Baru, Solok gumantitv.online — Persatuan Wanita Muslimah (Salimah) Kabupaten Solok resmi menggelar pelantikan pengurus Pimpinan Daerah (PD) dan Pimpinan Cabang (PC) periode terbaru pada Minggu (8/2/2026). Kegiatan berlangsung khidmat di Aula Pertemuan Gedung Pustaka Kabupaten Solok, Koto Baru. Selain prosesi pelantikan, acara juga dirangkaikan dengan peluncuran program unggulan “SISTER” (Sekolah Ibu Salimah Terpadu) serta penyerahan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Solok.
Organisasi Salimah merupakan wadah perempuan muslimah dari berbagai latar belakang profesi yang bergerak di bidang pendidikan keluarga, sosial kemasyarakatan, serta pemberdayaan perempuan dan anak.
Dihadiri Tokoh Daerah dan Provinsi
Pelantikan dihadiri sejumlah tokoh penting di Kabupaten Solok dan Sumatera Barat, di antaranya Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Solok Lian Oktavia, S.Pd, serta Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Salimah Sumatera Barat Hj. Juwita, M.Pd. Kehadiran para tokoh tersebut memberikan motivasi bagi kepengurusan baru sekaligus masyarakat penerima bantuan sosial.
Adapun susunan pengurus PD Salimah Kabupaten Solok yang dilantik:
- Ketua: Sumilah Sutomo, SP., MP
- Sekretaris: Insani Khairati Ummah, S.M
- Bendahara: Irma Sofyanti, S.Pd
Harapan Organisasi dan Program Pendidikan Ibu
Dalam sambutannya, Ketua PW Salimah Sumatera Barat, Hj. Juwita, M.Pd, berharap kepengurusan baru mampu membawa organisasi semakin aktif memberi kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Kami berharap pengurus yang baru dilantik dapat memajukan Salimah Kabupaten Solok dan berperan dalam pemberdayaan perempuan dan keluarga. Program SISTER diharapkan menjadi wadah edukasi penting bagi para ibu menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Peluncuran Program “SISTER”
Ketua PD Salimah Kabupaten Solok, Sumilah Sutomo, SP., MP, menjelaskan bahwa peluncuran Sekolah Ibu Salimah Terpadu merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendampingi masyarakat, khususnya keluarga yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Menurutnya, program ini tidak hanya berorientasi pada bantuan jangka pendek, tetapi juga pemulihan berkelanjutan.
“Dengan mengharapkan ridha Allah SWT, kami melaunching Sekolah Ibu Salimah Terpadu sebagai wadah edukasi, pendampingan, dan pemberdayaan perempuan. Program ini bertujuan memperkuat ketahanan keluarga pascabencana, mulai dari aspek psikososial, pengasuhan, kesehatan keluarga hingga keterampilan ekonomi produktif berbasis potensi lokal,” jelas Sumilah.
Melalui program tersebut, para ibu diharapkan mampu menjadi agen pemulihan keluarga serta penggerak kemandirian ekonomi di lingkungan masing-masing.
Penyerahan Bantuan untuk Korban Bencana
Sebagai bentuk kepedulian sosial, pengurus Salimah juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Solok. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Ketua GOW Kabupaten Solok, Lian Oktavia, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas langkah Salimah yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga melakukan pendampingan berkelanjutan.
“Kami berharap program ini menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat bangkit, pulih, dan berdaya. Salimah tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga penguatan kapasitas melalui edukasi dan pembinaan berkelanjutan,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersinergi mendukung program SISTER sebagai ikhtiar membangun keluarga tangguh dan masyarakat yang lebih siap menghadapi risiko bencana ke depan.
Komitmen Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga
Pengurus yang baru dilantik bertekad menjadikan program Salimah Peduli sebagai gerakan nyata dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan, anak, dan keluarga di Kabupaten Solok.
Sementara itu, kantor sementara PD Salimah Kabupaten Solok berlokasi di wilayah Halaban. Melalui kepengurusan baru dan program edukasi terpadu, Salimah diharapkan semakin berperan aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan keluarga, dan pemberdayaan masyarakat di daerah tersebut.
Komentar
Posting Komentar