DPP Solok Saiyo Sakato Kembali Gelar Silaturahmi Akbar dan Halalbihalal Perantau Minang di Jakarta
Kabar Gumanti TV
Kegiatan tahunan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Minangkabau di perantauan untuk mempererat hubungan kekeluargaan, memperkuat persatuan, serta menjaga nilai adat dan budaya Minang yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).
Dalam undangan resmi yang diterbitkan panitia, acara tersebut berada di bawah naungan DPP S3 Solok Saiyo Sakato dengan dukungan berbagai unsur organisasi, tokoh masyarakat, serta komunitas perantau Minang dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain sebagai ajang halalbihalal pasca-Idulfitri 1447 Hijriah, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi antarperantau, sekaligus membangun sinergi positif demi kemajuan ranah dan rantau.
Acara tersebut diperkirakan dihadiri para tokoh masyarakat Minang, niniak mamak, cadiak pandai, bundo kanduang, generasi muda Minangkabau, hingga para perantau dari wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.
Ketua Umum DPP S3 Solok Saiyo Sakato, Prof. Dr. Lukman Roka, SE., M.Si., saat diwawancarai tim GumantiTV.Online di Hotel Balairung Jakarta menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan dan kekompakan masyarakat Minang di perantauan.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang berkumpul, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan, mempererat hubungan ranah dan rantau, serta menjaga nilai-nilai luhur budaya Minangkabau,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu dan undangan yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap terselenggaranya acara tersebut.
Adapun unsur yang hadir di antaranya perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kota Solok, Pemerintah Kabupaten Solok, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Ketua dan Anggota DPRD Solok Raya, perwakilan S3 Solok Saiyo Sakato se-Indonesia, serta unsur ranah dan rantau lainnya.
Panitia menyebutkan, kehadiran seluruh tamu undangan menjadi kehormatan besar sekaligus bukti kuatnya semangat persatuan masyarakat Minang di perantauan.
“Di atas meja silaturahmi ini kita saling berbagi ide, pemikiran, dan kontribusi untuk kemajuan bersama,” ungkap panitia dalam dokumentasi kegiatan.
Dengan semangat kebersamaan dan filosofi Minangkabau “Bararak jo bajelo, barundiang jo bakato,” kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi awal ikhtiar bersama dalam membangun hubungan yang harmonis antara ranah dan rantau.
Panitia juga berharap silaturahmi akbar ini dapat terus menjadi agenda pemersatu masyarakat Minangkabau sekaligus memperkuat kontribusi perantau terhadap pembangunan daerah di Sumatera Barat.
Komentar
Posting Komentar