Haru dan Bahagia Warnai Penyaluran Santunan Yatim di MTsN 5 Solok, 21 Siswa Terima Bantuan dari BAZNAS dan Kemenag
Haru dan Bahagia Warnai Penyaluran Santunan Yatim di MTsN 5 Solok, 21 Siswa Terima Bantuan dari BAZNAS dan Kemenag
Para penerima santunan hadir didampingi oleh anggota keluarga masing-masing. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional bertajuk “Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas” yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
Penyerahan bantuan di lingkungan MTsN 5 Solok berlangsung khidmat dan penuh makna. Dalam kesempatan tersebut, Kepala MTsN 5 Solok, Syahruddin, S.Ag., M.S.I., menyampaikan pesan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, H. Dedi Wandra.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas, sekaligus implementasi ajaran Rasulullah SAW tentang pentingnya memuliakan anak yatim.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Solok yang telah mendukung kegiatan ini dengan menyiapkan 1.000 paket santunan. Terima kasih juga kepada Pemerintah Kabupaten Solok yang turut mendukung dan merayakan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas ini. Lebih dari sekadar menjalankan instruksi dan imbauan Menteri Agama RI, kegiatan ini merupakan wujud kecintaan kita kepada Rasulullah SAW yang mengajarkan umatnya untuk memuliakan dan membahagiakan anak-anak yatim. Begitu pula kepada penyandang disabilitas, kepedulian kita diharapkan membuat mereka merasa dihargai dan tidak dipandang berbeda,” ujar Syahruddin membacakan pesan Kepala Kemenag Kabupaten Solok.
Momen Mengharukan
Kegiatan tersebut menghadirkan suasana yang menyentuh hati. Beberapa siswa tampak menundukkan kepala, mengusap air mata haru, serta menggenggam erat bantuan yang mereka terima.
Paket santunan yang disalurkan terdiri dari uang tunai, sembako, serta perlengkapan sekolah. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga siswa yatim sekaligus menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
Kepala MTsN 5 Solok menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut.
“Anak-anak ini adalah titipan Allah SWT. Hari ini mereka merasakan kasih sayang dari banyak pihak. Semoga bantuan ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berjuang dan tidak pernah kehilangan semangat dalam menuntut ilmu,” ujarnya.
Tetes Air Mata Menjadi Syukur
Salah seorang penerima bantuan, Zahira Delsa, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada BAZNAS dan Kementerian Agama Kabupaten Solok,” ucapnya dengan suara bergetar.
Rasa haru juga terlihat dari para guru dan wali murid yang hadir menyaksikan kegiatan tersebut. Mereka menilai santunan ini menjadi bukti nyata kepedulian lembaga zakat terhadap anak-anak yatim yang berhak menerima manfaat zakat.
Program Peduli Yatim Terus Berjalan
Sementara itu, Kepala Tata Usaha MTsN 5 Solok, Masriwal, S.AP., menyampaikan laporan perkembangan Program Peduli Yatim, Piatu, dan Dhuafa MTsN 5 Solok.
Menurutnya, sejak Mei 2025 hingga Juni 2026, program tersebut telah menyalurkan berbagai bantuan kepada 130 siswa yang membutuhkan.
“Program Peduli Yatim, Piatu, dan Dhuafa MTsN 5 Solok telah memberikan bantuan berupa sepatu, tas, seragam madrasah, seragam Pramuka, serta alat tulis kepada 130 siswa. Bantuan berasal dari infak dan sedekah para dermawan yang peduli terhadap anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa. Insya Allah program ini akan terus dilanjutkan. Dukungan para dermawan sangat kami harapkan, baik dalam bentuk seragam, tas, sepatu maupun kebutuhan sekolah lainnya. Kami siap menyalurkan langsung kepada siswa yang membutuhkan,” jelas Masriwal.
Doa dan Ucapan Terima Kasih
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh guru madrasah. Doa dipanjatkan agar bantuan yang diberikan menjadi berkah bagi para penerima, sekaligus menjadi ladang amal bagi para muzaki, donatur, dan seluruh pihak yang terlibat.
Keluarga besar MTsN 5 Solok juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Solok, BAZNAS Kabupaten Solok, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, khususnya Seksi Bimas Islam, Penmad, dan Seksi Zakat Wakaf (Zawa), serta seluruh dermawan dan muzaki yang telah memberikan dukungan dan perhatian kepada siswa yatim, piatu, dan dhuafa.
Semangat berbagi dan kepedulian sosial yang ditunjukkan melalui kegiatan ini diharapkan terus tumbuh, sehingga semakin banyak anak-anak yang dapat merasakan kasih sayang dan perhatian dari masyarakat.
Komentar
Posting Komentar