Langsung ke konten utama

Kepala Kemenag Kabupaten Solok Apresiasi Komite MTsN 5 Solok Bangun Ruang Kelas Baru

Kepala Kemenag Kabupaten Solok Apresiasi Komite MTsN 5 Solok Bangun Ruang Kelas Baru

Kabar Gumanti TV 
Surian, Pantai Cermin, gumantitv.online — 
16 September 2025 Komite Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Solok menunjukkan semangat luar biasa dalam mendukung kemajuan pendidikan. Sejak pertengahan Agustus 2025, komite bersama wali murid dan masyarakat telah memulai pembangunan satu unit ruang kelas baru secara swadaya.

Langkah ini diambil sebagai jawaban atas kebutuhan mendesak akan ruang belajar tambahan. Jumlah siswa di MTsN 5 Solok terus meningkat dari tahun ke tahun, sementara ketersediaan ruang kelas masih terbatas.

Dukungan dari Komite dan Masyarakat

Wakil Ketua Komite MTsN 5 Solok, Amrizal Khatib, menjelaskan bahwa sejak berdiri pada tahun 1997, madrasah tersebut baru menerima tiga ruang kelas bantuan dari pemerintah. Hingga tahun 2025, atau setelah hampir 28 tahun, belum ada tambahan gedung baru.

  “Kami sepakat bersama wali murid dan tokoh masyarakat untuk membangun ruang kelas baru guna menunjang proses pembelajaran. Kami juga berharap dukungan dari para perantau, khususnya asal Surian Pantai Cermin, serta alumni yang tersebar di berbagai wilayah. Selain itu, besar harapan kami agar pemerintah melalui Kementerian Agama RI dapat membantu pembangunan ruang kelas baru, mengingat banyak gedung yang kondisinya sudah rusak,” ujar Amrizal Khatib.
Apresiasi Kepala Kemenag Kabupaten Solok

Pembangunan ruang kelas baru ini dibiayai secara swadaya oleh orang tua siswa dengan dukungan masyarakat sekitar. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, Dr. (Cand) H. Zulkifli, S.Ag, MM, saat melakukan kunjungan ke MTsN 5 Solok, memberikan apresiasi tinggi terhadap partisipasi aktif komite dan wali murid.

  “Kami sangat berterima kasih kepada komite dan seluruh orang tua siswa yang telah menunjukkan kepeduliannya. Ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Semoga pembangunan ini lancar dan segera bisa dimanfaatkan,” ungkap Zulkifli, yang turut didampingi Kepala MTsN 5 Solok, Syahruddin, S.Ag, M.Si, dan KTU Masriwal, S.AP.
Kegiatan Madrasah

Selain pembangunan ruang kelas, MTsN 5 Solok juga aktif mengikuti berbagai kegiatan di bulan September 2025. Di antaranya:

Maulid Nabi Muhammad SAW Kementerian Agama Wilayah Selatan di Sianggai-Anggai, Kecamatan Hiliran Gumanti.

Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 di MAN 3 Solok, Taratak Galundi, Kecamatan Lembah Gumanti.

Penyerahan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk 100 siswa.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat MTsN 5 Solok dengan lomba ceramah antar siswa dan tausiyah oleh H. Yulius, S.Pd.I.

Pembinaan Tahfidz Qur’an, kegiatan Pramuka, serta pembiasaan shalat dhuha dan Zuhur berjamaah.

Harapan ke Depan

Keluarga besar MTsN 5 Solok bertekad untuk terus memberikan yang terbaik, serta bercita-cita menjadi Madrasah Tsanawiyah unggulan dan tujuan utama pendidikan di wilayah Kabupaten Solok bagian Selatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MTs Nurul Ilmi Salimpat Lakukan Pergantian Kepala, Semangat Baru Sambut Perubahan

MTs Nurul Ilmi Salimpat Lakukan Pergantian Kepala, Semangat Baru Sambut Perubahan Kabar Gumanti TV Nagari Salimpat,  gumantitv.online —  Tongkat estafet kepemimpinan di MTs Nurul Ilmi Salimpat resmi berpindah. Prosesi pelantikan dan serah terima jabatan (Sertijab) dari kepala madrasah sebelumnya, Gusmanila Putri kepada kepala madrasah yang baru, Adri Wandi berlangsung khidmat pada Kamis (7/5/2026) di kampus MTs Nurul Ilmi Salimpat, Kecamatan Lembah Gumanti. Kegiatan pelantikan dan Sertijab tersebut terasa istimewa karena dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, Dedi Wandra bersama Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Lizi Virma Surianti. Kehadiran rombongan tersebut menjadi kunjungan perdana Kepala Kemenag Kabupaten Solok sejak mulai bertugas di daerah itu kurang dari satu bulan terakhir. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan madrasah swasta di Kabupaten Solok, khususnya di wilayah Lembah Gum...

DPP Solok Saiyo Sakato Kembali Gelar Silaturahmi Akbar dan Halalbihalal Perantau Minang di Jakarta

DPP Solok Saiyo Sakato Kembali Gelar Silaturahmi Akbar dan Halalbihalal Perantau Minang di Jakarta Kabar Gumanti TV Jakarta,  gumantitv.online —  Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Solok Saiyo Sakato (S3) kembali menggelar kegiatan Silaturahmi Akbar dan Halalbihalal Perantau Minang di Jakarta, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Suci Jati, Tingkatkan Keimanan dan Eratkan Silaturahmi di Hari Fitri” tersebut berlangsung di Hotel Balairung, Gedung Perwakilan Sumatera Barat, Jalan Matraman Raya No. 19, Jakarta Timur. Kegiatan tahunan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Minangkabau di perantauan untuk mempererat hubungan kekeluargaan, memperkuat persatuan, serta menjaga nilai adat dan budaya Minang yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Dalam undangan resmi yang diterbitkan panitia, acara tersebut berada di bawah naungan DPP S3 Solok Saiyo Sakato dengan dukungan berbagai unsur organisasi, tokoh masyarakat...

Bertahun Sakit Tumor Tiroit Gondok, Mak Mawar Butuh Biaya Bantuan Pengobatan

Penerbit Berita  Doni G'Malayu Kabar  Gumanti tv  Kamis, 03/11/2022. 09:50 WIB Jakarta Gumanti TV –Mak Mawar (60) warga Alam Gumanti  yang lahir pada tanggal  01-07-1962 di Jorong Data Nagari Aie Dingin Kecamatan Lembah Gumanti kabupaten Solok Sumatera Barat. Leher beliau kini telah membengkat dan sakit,baik untuk berbicara,makan-minum maupun digerakkan.mak Mawar dengan suami beliau yang juga kondisi lumpuh ,Serta dua orang putra dan satu orang putri ini,Sedangkan sang putra juga kondisi butuh uluran tangan. Kini hanya bisa pasrah dan berharap kedermawanan para dermawan.Betapa tidak ,Wanita yang telah nampak tua dan wajah lelah ini,hanya tertunduk sedih dan pilu,serta berurai air mata,saat team media    Gumanti TV  bersilaturrahmi. Kondisi beliau sangat memprihantikan dengan penyakit dileher tumor tiroik gondok yang  Sudah 10 tahun ini beliau derita. Perempuan Petani/Pekebun ini hanya bisa pasrah di rumahnya.Walau untuk pengobatan...