Langsung ke konten utama

Kejagung Periksa Petinggi Pemegang Saham Goto dalam Kasus Korupsi Digitalisasi Pendidikan

Kabar Gumanti TV
Jakarta, gumantitv.online – Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung) terus mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam Program Digitalisasi Pendidikan pada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk periode 2019–2022.

Dalam proses penyidikan yang tengah berlangsung, Kejagung memeriksa sejumlah saksi dari kalangan petinggi perusahaan teknologi. Di antaranya adalah Melissa Siska Juminto, pemilik saham PT Gojek Indonesia, dan Andre Soelistyo, mantan Chief Executive Officer (CEO) PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Pemeriksaan terhadap keduanya dilakukan pada Senin (14/7).

“Saksi yang diperiksa MSJ selaku Pemilik PT Gojek Indonesia,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, dalam keterangan tertulis, Selasa (15/7).

Berdasarkan data keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Melissa tercatat memiliki saham di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk masing-masing sebesar 0,34 persen dan 0,09 persen.

Selain Melissa dan Andre, penyidik juga memeriksa FHK, Senior Division Manager PT Datascript, dalam rangka melengkapi berkas perkara.

Eks Mendikbudristek Nadiem Diperiksa

Pada Selasa (15/7), Kejagung kembali memanggil dan memeriksa mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, yang juga dikenal sebagai pendiri Gojek. Ini merupakan pemeriksaan kedua terhadap Nadiem dalam kasus yang sama. Ia datang didampingi tim kuasa hukum, termasuk pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.

Harli menjelaskan bahwa dalam proses penyidikan, ditemukan indikasi adanya skenario pemufakatan jahat berupa pengarahan khusus agar tim teknis menyusun kajian pengadaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), termasuk laptop jenis Chromebook.

Kajian tersebut disusun seolah-olah perangkat Chromebook diperlukan sebagai sarana pembelajaran. Padahal, uji coba pada tahun 2019 terhadap 1.000 unit Chromebook menunjukkan hasil tidak efektif untuk mendukung proses belajar-mengajar.

Penggeledahan Kantor GoTo

Sebelumnya, Kejagung juga telah menggeledah kantor GoTo pada Selasa (8/7) pekan lalu. Dalam penggeledahan itu, sejumlah barang bukti disita, di antaranya dokumen, surat-surat penting, serta perangkat elektronik berupa flashdisk.

“Barang-barang yang disita kami harapkan memberikan informasi yang dapat memperkuat pembuktian dalam penyidikan,” tambah Harli.

Pihak GoTo Siap Kooperatif

Menanggapi kasus ini, Ade Mulya, Direktur Public Affairs dan Communications PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, menyatakan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang berjalan dan berkomitmen untuk kooperatif.

"Kami bersikap kooperatif dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Sebagai perusahaan publik, kami selalu mengedepankan asas tata kelola perusahaan yang baik, akuntabel, dan transparan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku," ujar Ade dalam pernyataan resmi, Jumat (11/7).

Sumber: CNN Indonesia, Kejaksaan Agung RI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MTs Nurul Ilmi Salimpat Lakukan Pergantian Kepala, Semangat Baru Sambut Perubahan

MTs Nurul Ilmi Salimpat Lakukan Pergantian Kepala, Semangat Baru Sambut Perubahan Kabar Gumanti TV Nagari Salimpat,  gumantitv.online —  Tongkat estafet kepemimpinan di MTs Nurul Ilmi Salimpat resmi berpindah. Prosesi pelantikan dan serah terima jabatan (Sertijab) dari kepala madrasah sebelumnya, Gusmanila Putri kepada kepala madrasah yang baru, Adri Wandi berlangsung khidmat pada Kamis (7/5/2026) di kampus MTs Nurul Ilmi Salimpat, Kecamatan Lembah Gumanti. Kegiatan pelantikan dan Sertijab tersebut terasa istimewa karena dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, Dedi Wandra bersama Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Lizi Virma Surianti. Kehadiran rombongan tersebut menjadi kunjungan perdana Kepala Kemenag Kabupaten Solok sejak mulai bertugas di daerah itu kurang dari satu bulan terakhir. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan madrasah swasta di Kabupaten Solok, khususnya di wilayah Lembah Gum...

DPP Solok Saiyo Sakato Kembali Gelar Silaturahmi Akbar dan Halalbihalal Perantau Minang di Jakarta

DPP Solok Saiyo Sakato Kembali Gelar Silaturahmi Akbar dan Halalbihalal Perantau Minang di Jakarta Kabar Gumanti TV Jakarta,  gumantitv.online —  Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Solok Saiyo Sakato (S3) kembali menggelar kegiatan Silaturahmi Akbar dan Halalbihalal Perantau Minang di Jakarta, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Suci Jati, Tingkatkan Keimanan dan Eratkan Silaturahmi di Hari Fitri” tersebut berlangsung di Hotel Balairung, Gedung Perwakilan Sumatera Barat, Jalan Matraman Raya No. 19, Jakarta Timur. Kegiatan tahunan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Minangkabau di perantauan untuk mempererat hubungan kekeluargaan, memperkuat persatuan, serta menjaga nilai adat dan budaya Minang yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Dalam undangan resmi yang diterbitkan panitia, acara tersebut berada di bawah naungan DPP S3 Solok Saiyo Sakato dengan dukungan berbagai unsur organisasi, tokoh masyarakat...

Bertahun Sakit Tumor Tiroit Gondok, Mak Mawar Butuh Biaya Bantuan Pengobatan

Penerbit Berita  Doni G'Malayu Kabar  Gumanti tv  Kamis, 03/11/2022. 09:50 WIB Jakarta Gumanti TV –Mak Mawar (60) warga Alam Gumanti  yang lahir pada tanggal  01-07-1962 di Jorong Data Nagari Aie Dingin Kecamatan Lembah Gumanti kabupaten Solok Sumatera Barat. Leher beliau kini telah membengkat dan sakit,baik untuk berbicara,makan-minum maupun digerakkan.mak Mawar dengan suami beliau yang juga kondisi lumpuh ,Serta dua orang putra dan satu orang putri ini,Sedangkan sang putra juga kondisi butuh uluran tangan. Kini hanya bisa pasrah dan berharap kedermawanan para dermawan.Betapa tidak ,Wanita yang telah nampak tua dan wajah lelah ini,hanya tertunduk sedih dan pilu,serta berurai air mata,saat team media    Gumanti TV  bersilaturrahmi. Kondisi beliau sangat memprihantikan dengan penyakit dileher tumor tiroik gondok yang  Sudah 10 tahun ini beliau derita. Perempuan Petani/Pekebun ini hanya bisa pasrah di rumahnya.Walau untuk pengobatan...